Sebuah studi komprehensif yang dilakukan oleh EcoPack Solutions, sebuah perusahaan riset lingkungan terkemuka, telah mengidentifikasi bahwa bahan berkelanjutan sekarang menjadi pilihan yang paling disukai untuk kemasan makanan di Amerika Utara. Studi ini, yang mensurvei preferensi konsumen dan praktik industri, menjelaskan perubahan yang signifikan ke arahKemasan ramah lingkungansolusi.
Temuan ini mengungkapkan bahwa bahan yang dapat terbiodegradasi, seperti PLA (asam polylactic) yang berasal dari sumber daya terbarukan seperti tepung jagung, dan bahan yang dapat didaur ulang, seperti PET (polietilen terephthalate), memimpin tren ini. Bahan -bahan ini lebih disukai karena dampak lingkungan minimal dan kemampuannya untuk menguraikan atau digunakan kembali secara efektif.
"Konsumen Amerika Utara semakin sadar lingkungan, dan ini tercermin dalam preferensi pengemasan mereka," kata peneliti utama Ecopack Solutions, Dr. Emily Nguyen. “Studi kami menunjukkan langkah kuat dari plastik tradisional menuju bahan yang menawarkan fungsionalitas dan keberlanjutan.”
Laporan ini menyoroti bahwa pergeseran ini tidak hanya didorong oleh permintaan konsumen tetapi juga oleh peraturan baru yang berfokus pada pengurangan limbah plastik. Banyak negara bagian dan provinsi telah menerapkan kebijakan yang mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan, yang semakin meningkatkan popularitas bahan berkelanjutan.
Selain itu, penelitian ini menekankan bahwa pengemasan yang terbuat dari kertas dan kardus daur ulang juga sangat disukai untuk ramah lingkungan dan daur ulang. Tren ini selaras dengan gerakan global yang berkembang menuju kehidupan yang berkelanjutan dan konsumsi yang bertanggung jawab.
EcoPack Solutions memperkirakan bahwa permintaan untuk bahan pengemasan berkelanjutan akan terus tumbuh, mempengaruhi produsen makanan dan pengecer untuk mengadopsi praktik pengemasan yang lebih hijau.
Pergeseran ke arah bahan pengemasan yang berkelanjutan ini diharapkan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan industri pengemasan makanan, baik di Amerika Utara maupun secara global.
Waktu posting: Nov-18-2023